Cuplik.Com - New York: Harga minyak masih bergerak stabil dikisaran USD83 per barel, pada penutupan perdagangan Rabu 21 April waktu setempat. Sejumlah pedagang bereaksi terhadap peningkatan persediaan cadangan minyak di Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan melemahnya permintaan di negara konsumen energi terbesar dunia tersebut.
Seperti dikutip dari AFP, Kamis (22/4/2010), untuk kontrak utama New York, harga minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Juni, turun 17 sen dolar Amerika ke level USD83,68 per barel. Sedangkan di London, minyak mentah jenis Brent North Sea untuk penyerahan Juni naik 90 sen dolar Amerika menjadi USD85,70 per barel.
Departemen Energi (DoE) pemerintah Amerika Serikat, Rabu, mengumumkan bahwa cadangan minyak mentah AS meningkat 1,9 juta barrel dalam pekan yang berakhir 16 April. Menurut poling dari Dow Jones Newswires, pasar memperkirakan adanya penurunan sebesar 200 ribu barel.
DoE mengatakan stok bensin atau bahan bakar minyak melambung 3,6 juta barel pada minggu lalu, lebih dari prakiraan kenaikan kecil sebanyak 300 ribu barel.
Minyak tercatat naik pada Rabu, karena pemerintah Eropa membuka kembali wilayah udara mereka untuk penerbangan setelah ditutup akibat abu dari meletusnya gunung berapi di Islandia.
"Harga minyak rally pada pembukaan kembali sebagian wilayah udara Eropa, yang akan meningkatkan permintaan untuk bahan bakar penerbangan," kata analis Peter Bassett di Westhouse Securities.[oz/alg].