INDRAMAYU - Seorang pria tukang pemasang tenda Roder, Warsan (24), warga Kelurahan Batuanten, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tewas akibat terkena aliran listrik tegangan tinggi, Kamis (7/1/2016) malam.
Kematian korban saat memasang alat reselsing (aluminium besi) ke atap tenda di sebuah di depan gelanggang olahraga (GOR) Singalodra Desa/Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Jasad Warsan kini telah dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) desa dimana korban tinggal.
Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Wijonarko melalui Kapolsek Sindang Ajun Komisaris Iin Sukaeti. Menurut Iin, peristiwa nahas merenggut nyawa Warsan bermula saat korban bersama 7 rekannya melakukan pemasangan tenda roder dalam rangka pelaksanaan pameran Indramayu expo di halaman depan sebelah kanan GOR Singalodra.
Sebelumnya, korban bersama Sugianto naik ke atas tenda untuk mengencangkan atap tenda dengan menggunakan alat reselsing yang terbuat dari aluminium besi dengan panjang sekitar dua meter. Dan saat korban akan memasukan alat tersebut ke atap tenda. Diduga, alat itu menyentuh kabel sentral PLN.
Akibat sengatan tegangan tinggi membuat tubuh korban terpental bersama alat tersbut. Beruntung tubuhnya jatuh tepat diatas terpal tenda warna putih sambil berteriak keras. Melihat dan mendengar teriakan keras membuat sejumlah temannya berusaha untuk membantu menyelamatkan korban dengan cara naik ke atap terpal tenda yang memiliki ketinggian sekitar 3 meter.
Korban yang sudah tidak sadarkan diri dengan mengalami luka bakar ditangan serta kaki yang sudah hitam. Korban pun segera di larikan ke rumah sakit umum Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong saat di perjalanan. Demi untuk memastikan, beberapa kawannya tetap membawa ke rumah sakit itu. Dan menurut petugas medis jika korban sudah meninggal dunia.
Masih dikatakan Iin, pihaknya yang datang ke lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan langsung meminta keterangan dari teman-teman korban untuk dilakukan pendalamana terkait peristiwa itu.
"Dugaan meninggalnya korban akibat tersengat aliran listrik. Karena alat yang dibawanya berupa aluminium besi menempel di kabel sentral PLN yang persis melintang diatas tenda yang didirikan, " terang Iin.