Kamis, 27 Februari 2025

Ono Surono: Calo Proposal Bukan Perilaku Pancasilais

Ono Surono: Calo Proposal Bukan Perilaku Pancasilais

POLITIK
1 Maret 2016, 07:16 WIB
Cuplik.Com - Cirebon - Gerakan revolusi mental nampaknya terus digelorakan, salah satunya dalam proses realisasi bantuan pemerintah untuk rakyat. Pasalnya seringkali oknum baik dari sipil maupun birokrasi melakukan tindakan seperti calo proposal yang kerap melakukan pemotongan dan pungutan liar. Perilaku ini dianggap sebagai penghianatan terhadap dasar negara yakni Pancasila.

"Jika ada oknum yang mengaku bisa melancarkan proposal dengan persyaratan potongan bantuan, segera laporkan. Itu bukan perilaku Pancasilais," ujar Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di desa Orimalang kecamatan Jamblang Cirebon Jawa Barat, Sabtu (27/02/16).

Ono menjelaskan, terjadinya pungli atau pungutan terhadap bantuan pemerintan dengan dalih untuk melancarkan atau menjanjikan untuk dicairkan, menurutnya adalah mengada-ada, karena setiap bantuan pemerintah harus melalui proses yang ketat diseleksi ditelliti dan diverifikasi dengan benar.

"Ini perlu sosialisasi dengan benar soal mekanisme bantuan pemerintah, agar tidak ada lagi para oknum yang memanfaatkan," kata pria yang disebut-sebut sebagai tokoh nelayan nasional ini.

Ono Juga menambahkan, pada 2016 pemerintah sudah berupaya dengan untuk fokus dan mengangkat nasib para petani dengan menganggarkan Rp75 triliun.

"Sejumlah bantuan akan diberikan baik melalui Gapoktan maupun berdasarkan pengajuan kepada Kementrian Pertanian. Angka itu harusnya bisa menyejahterakan petani," jelas kader PDI Perjuangan dari Indramayu ini.

Sementara, Anggota DPRD Jawa Barat, Bambang Mujiarto yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan, petani menduduki persentase tertinggi dalam kategori miskin di Indonesia, tercatat ada 65 persen rakyat miskin dari kalangan petani, 25 persennya adalah nelayan dan sisanya adalah buruh.

"Ini sangat memperihatinkan, padahal negara kita adalah negara agraris," terang Bambang.

Ia juga memaparkan, banyaknya rakyat miskin dari kalangan petani karena mayoritas menjadi buruh tani yang tidak memiliki lahan. Oleh karenanya, ia meminta adanya alih fungsi lahan.

"Pemerintah daerah harus membuat aturan yang ketat dan melihat kebutuhan alih fungsi lahan. Sehingga ketahanan pangan tidak terganggu," tandasnya.


Penulis : Dewo
Editor : Dewo

Tag :

CURHAT RAKYAT

Ikan gurame terbesar sedunia di Bandung

Ikan gurame ini saya pelihara dari seukuran silet hingga besar seperti ini dalam waktu 5 tahun. Ikan gurame ini jenis bastar & berkelamin betina.

Kemenparekraf Gandeng Merry Riana Group Tingkatkan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menjalin kerja sama dengan Merry Riana Group dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) ekonomi kreatif. Kolaborasi ini bermula dari kunjungan Menteri Pariwisata dan E

Rilis Lagu Terbaru, Miss Merry Riana Ungkap Fakta

Fakta mengejutkan terungkap dari Miss Merry Riana. Siapa sangka Entrepreneur, Investor dan Content Creator ini menyanyikan sebuah lagu rohani? Berawal di akhir bulan Januari 2023, pada saat itu Produser Impact Music Indonesia, Alberd Tanoni meminta Ms

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

layanan terapi hati ,kesembuhan luka batin,fobia,anxiety ,cemas, hidup sial,tak bahagia ,rezeki seret,psikomatik dan semua yang urusan pikiran ,bisa konsultasi wa 0813 5227 9928 /bang rudy insyaalllah
Jasa Foto / Video Wedding dan Prewedding, Live Streaming Indramayu dan sekitarnya, Harga Terjangkau Kualitas Cemerlang. Cuplik Production WA 081312829503
Hadir FRENDOT jasa pembuatan stiker, kalender, plakat, cetak ID card dan banyak lainnya lokasi depan RS MM Indramayu
Bakso Goyang Lidah depan Gardu Induk Singajaya, menggoda selera. Kualitas Daging Sapi terjamin.
Ruqyah Islami wilayah Indramayu dan sekitarnya, Hub Ustadz ARI wa 0877-2411-1128