Cuplik.Com - Cirebon - Maraknya kasus korupsi di Indonesia, salah satunya kasus korupsi E-KTP, mengundang komentar banyak pihak, salah satunya ulama moderat Indonesia, KH Husein Muhammad, Ia menanggapi bahwa praktik korupsi yang dilakukan oleh orang yang beragama merupakan kafir nikmat.
"Ya, mereka kafir nikmat. Mereka mengingkari nikmat Allah, menyalahgunakannya, berbuat zalim, melakukan dosa besar, menyakiti rakyat, dan mengotori (menista) agama. Tuhan pasti akan menghukum mereka, di sini atau nanti," ujarnya dalam akun medsos yang diunggah pada Jumat (10/3/17) pukul 17.15 WIB.
Hal itu diungkapkan atas penyikapannya akhir-akhir ini yang marak terkait dugaan kasus korupsi E-KTP yang melibatkan banyak tokoh.
Kiai yang jadi salah satu pengasuh Ponpes Dar Al Tauhid Arjawinangun Cirebon ini menjelaskan, agama tidak selamanya menjadikan orang menjadi baik, namun moral individulah yang menentukan apakah orang itu melakukan tindakan baik atau tidak.
"Agama ternyata tidak mempengaruhi orang menjadi baik. Aku pikir tanpa agama juga orang bisa menjadi baik, bukankah begitu?" katanya.
iIa menegaskan, agama selalu hadir untuk membuat orang atau manusia menjadi baik, saleh, menjauhi yang diharamkan Tuhan, antara lain korupsi, meninggalkan keburukan, memerintahkan rendah hati, kasih sayang kepada sesama, menolong yang lemah, menganjurkan sedekah, dan lain-lain.
"Jika ada orang beragama melakukan sebaliknya, maka dia tidak menjalankan ajaran agama. Hatinya gelap, mengabaikan Tuhan," pungkasnya.