Mereka berunjuk rasa menuntut Pt Besmindo Materi Sewatama pemenang dari tender Pt Pertamina yang akan mengerjakan pekerjaan Rig (pengeboran).
Sementara, diketahui sebelumnya Pt Besmino Materi Sewatama sepakati kerja sama dengan Lsm Gestamor. Namun secara tiba-tiba Pt Besmindo Materi Sewatama memutuskan sepihak terkait kesepakatan tersebut.
Dalam dalam kerjasama tersebut dikatakan, Pt Besmindo Materi Sewatama akan memberikan tenaga kerja lokal sebanyak 50% dari tenaga yang dibutuhkan pada pekerjaan Rig Field JTB tahap pertama serta selanjutnya akan memberikan sepenuhnya kepada Lsm Gestamor atas pemenuhan tenaga kerja pada Rig Field tahap kedua.
Koordinator Aksi Sudiyanto dalam orasinya mengatakan pihaknya menuntut tanggung jawab kepada pemenang tender Pt Besminso Materi Sewatama atas pekerjaan tersebut bisa menyerap tenaga kerja lokal.
"Harus bisa menyerap tenaga kerja dari wilayah sekitar atau lokal," paparnya.
Dia mengungkapkan bahwa disinyalir beberapa pekerjaan hanya bisa dikuasai oleh beberapa oknum didalamnya. Maka pihaknya berusaha yang terbaik untuk membantu penyerapan tenaga kerja dari lokal.
"Kami mewakili aspirasi masyarakat, jangan sampai oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan dan menguasai," pungkasnya.
Pihaknya menegaskan jika dalam beberapa waktu yang audah ditentukan tuntutanya tidak dipenuhi, pihaknya akan gelar aksi berkelanjutan dengan massa yang lebih besar.
"Jika tuntutan kita tidak dipenuhi, kita akan turun kejalan kembali dengan massa yang lebih banyak lagi," tandasnya.