Screenshoot di facebook (cuplikcom/ist)
Cuplikcom - Indramayu - Beredar di media sosial terkait, terkait screenshot yang berisikan pungutan 10 persen terhadap honor Pendamping Desa di kabupaten Indramayu. Netizen mengunggah bukti screenshot percakapan dengan koordinator Pendamping desa kabupaten Indramayu soal potongan honor.
"Negeri ini sudah bobrok. Korupsi merajalela dimana2. Bahkan perilaku tak bermoral masif terstruktur sistematik terjad pada lembaga yg di percaya negara mendapingi pembangunan Desa" tulis akun "Gandi Abdul Gani" dalam grup facebook "NETIZEN KOTA MANGGA", Senin (8/1/2018).
Akun tersebut juga melampirkan gambar screenshot percakapan Whatsapp atas nama "WahYudi Korkab", dalam gambar tersebut tertuliskan sebuah percakapan terkait keluhan atas "zakat 10%" dari "Baron".
Berikut screenshotnya:
Selain itu, gambar screenshot yang sama namun akun berbeda, juga diunggah di grup facebook "Suara Demokrasi Indramayu" dengan akun "Wiralodra Squad".
"Yukk kita cari kebenarannya... Klo benar enaknya diapain,...?" tulis akun tersebut.
Berikut screenshotnya:
Hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak pendamping desa tingkat kabupaten atau Tenaga Ahli Pendamping Desa (TAPD) kabupaten Indramayu.