di hadapan ratusan anggota Brimob, Dede Farhan menyampaikan sosialisasi tentang Peran Kompolnas. (foto: istimewa)
Cuplikcom - Riau - Brimob merupakan Pasukan Polisi Istimewa. Tidak saja menjadi kebanggaan Polri, tetapi juga menjadi kebanggaan bangsa dan negara.
Pada tanggal 14 November 1946 Perdana Menteri Sutan Sjahrir mengganti polisi istimewa ini dengan membentuk Mobile Brigade (Mobrig) sehingga tanggal tersebut menjadi hari jadi Korps Baret Biru.
Kemudian pada tanggal 14 November 1961 satuan Mobrig ini berubah nama menjadi Korps Brigade Mobil (Korps Brimob).
Korps Brigade Mobil ini memiliki bidang tugas yang bersifat khusus, seperti Operasi khusus kepolisian, Penegakan hukum berintensitas tinggi, Anti-teror dan Anti-insurgensi, Penanganan kerusuhan, SAR dan lain – lain.
Jadi Brimob merupakan kesatuan operasi khusus yang bersifat paramiliter milik Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Korps ini terdiri dari 2 bagian, yaitu Gegana dan Pelopor. Gegana bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas operasi kepolisian khusus yang lebih spesifik seperti: Penjinakan Bomb (Bomb Disposal), Penanganan KBR (Kimia, Biologi, dan Radioaktif), Anti-Terror (Counter Terrorism), dan Inteligensi.
Sementara, Pelopor bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas operasi kepolisian khusus yang lebih luas dan bersifat Paramiliter seperti Penanganan Kerusuhan/Huru-Hara (Riot control), Pencarian dan Penyelamatan (SAR), Pengamanan instalasi vital, dan operasi Gerilya serta pertempuran hutan terbatas.
Meski dipisah menjadi 2 bagian, tetapi keduanya sama-sama mempunyai kemampuan taktikal sebagai unit kepolisian khusus, seperti kemampuan dalam tugas-tugas pembebasan sandera di area-area perkotaan (urban setting), penggerebekan kriminal bersenjata seperti terroris atau seperatis, dan operasi-operasi lainya yang mendukung kinerja kesatuan-kesatuan kepolisian umum.
Lalu pada tahun 1981 Brimob membentuk sub unit baru yang disebut unit Penjinak Bahan Peledak (Jihandak).
Terkait hal tersebut Komisioner Kompolnas Dede Farhan Aulawi dengan Kompol. Ruri berkunjung ke Mako Brimob Polda Riau, dan diterima dengan baik oleh Wadansat Brimob dan jajaran PJU mako Brimob Polda Riau serta jajaran staf.
Dalam kunungan ini juga didampingi oleh pendamping dari Polda yaitu Irbidbin dan Irbidops Polda Riau, serta staf dumasan Polda Riau.
Dalam kunjungannya di hadapan ratusan anggota Brimob, Dede Farhan menyampaikan sosialisasi tentang Peran Kompolnas juga memberi motivasi agar seluruh anggota Brimob tidak lelah untuk mengabdi bagi negeri.
"Tantangan zaman ke depan yang semakin berat harus direspon secara positif dengan terus meningkatkan kompetensi dan memelihara keterampilan yang sudah dimiliki selama ini," ujarnya, Senin (08/10/18).
"Nalar publik yang semakin kritis akan berimplikasi pada tuntutan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Gesit, cekatan dan kreativitas dalam merespon situasi yang berkembang tidak bisa dihindari lagi. Modernisasi peralatan dan sarpras harus dijaga dan mengikuti perkembangan teknologi," tutup Dede.