Tabung Gas 3 Kilogram kosong di Kecamatan Losarang (cuplik.com/ist)
Cuplik.com - Indramayu - Masyarakat di Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, keluhkan kelangkaan gas 3 kilogram yang tidak ada di warung dan agen gas, selama hampir seminggu ini, Selasa (09/07/2019).
Taryana (32), yang merupakan pedagang gorengan asal Desa Jumbleng blok Karangbong Kecamatan Losarang mengungkapkan, sudah 5 hari dirinya mencari gas 3 kilogram di sekitar Desa Jumbleng dan seluruh desa di Kecamatan Losarang, bahkan hingga mencari di Kecamatan Terisi, namun tidak kunjung ditemukan.
"Semua warung yang biasanya menjual gas, sekarang tidak ada, gas 3 kilogram kosong, pada habis, malah warga pada antri dengan menitipkan gas kosong di warung itu," ungkapnya kepada Cuplik.com, saat ditemui di salah satu warung penjual gas.
Ia mengeluhkan, untuk mendapat gas 3 kilogram Taryana terpaksa mencari hingga ke desa sebelah di wilayah Terisi dan sekitarnya, yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggalnya.
"Ada gas, tapi jauh, itu juga hanya sedikit, harus berebut dengan warga lain," keluhnya.
Selain itu, kata Taryana, harga gas 3 kilogram mencapai Rp 25ribu, padahal biasanya hanya Rp 20ribu hingga Rp 23ribu paling mahal.
"Mahal sampai Rp 25ribu, tapi karena butuh untuk keperluan memasak dan dagang, ya terpaksa dibeli, karena gak ada lagi," kata Taryana.
Senada, hal itu juga dikeluhkan Sujadi warga Desa Jangga Kecamatan Losarang, jika di wilayah Jangga juga tidak ada gas.
"Disini (Jangga, red), juga tidak ada gas, malah banyak hilir mudik orang bawa tabung gas kosong, warga luar desa Jangga cari gas sampai sini," jelasnya.
Dirinya juga belum tahu sampai kapan kelangkaan gas tersebut di wilayah Kecamatan Losarang.