Erroll adalah bagian dari proyek pemerintah AS yang berfungsi untuk mengawasi para pelaku kejahatan seksual yang telah dibebaskan dari penjara. Erroll bertugas mengawasi sekitar seribu orang warga terhadap ancaman yang mungkin ditimbulkan oleh para mantan narapidana kejahatan seksual ini. Dalam tugasnya, Erroll sering kali melakukan tindakan yang di luar batas dan membuat para eks narapidana ini mulai merasa terganggu.
Karena tak bisa menghentikan sikapnya, atasan Erroll terpaksa harus memaksa Erroll untuk mengajukan pensiun dini. Tapi sebelum Erroll mengakhiri masa tugasnya, ia harus melatih Allison Lowry (Claire Danes) yang akan menggantikan posisinya nanti.
Di saat yang tak mengenakkan ini, tiba-tiba saja terjadi penculikan atas seorang anak bernama Harriet Wells (Kristina Sisco). Erroll yakin hilangnya Harriet ada sangkut pautnya dengan pelaku pencabulan yang selama ini ia buru. Atasan Erroll yang tak mau begitu saja percaya pada keputusan Erroll kemudian menyuruh Allison ikut dalam penyelidikan yang dilakukan Erroll ini.
Ada satu yang cukup aneh dari film ini. THE FLOCK ini pertama kali dirilis justru adalah di negara-negara selain Amerika Serikat dan baru masuk negeri tempat film ini diproduksi sekitar April 2008. Ada rumor yang mengatakan bahwa sang produser tak puas dengan hasil karya Andrew Lau dan menyewa sutradara lain untuk menyelesaikan film ini.
Namun yang jelas, dari sisi tempo dan gaya pengambilan gambar, film ini memang lebih mirip film televisi ketimbang film layar lebar. Mungkin tak terlalu mengejutkan bila mengingat sutradara Andrew Lau belum pernah menggarap film untuk market internasional. Namun untuk ukuran Asia, Andrew Lau sudah punya cukup reputasi terutama lewat film INTERNAL AFFAIRS yang sempat juga dibuat remake-nya.
Tapi meski memiliki beberapa cacat, film ini masih tergolong cukup layak dinikmati. Terutama, jelas, akting Richard Gere yang memang tak perlu lagi diragukan. Richard dengan baik menerjemahkan karakter kompleks Erroll Babbage ke dalam bentuk visual yang meyakinkan. Agaknya naskah film dan sang sutradara memberikan ruang yang cukup lapang buat Richard Gere mengeksplorasi karakter tokoh ini dan menginterpretasikannya dengan caranya sendiri. Sayang para pemain lain seolah jadi tenggelam karena akting Richard Gere yang cukup brilian ini.