Pengendara Roda Empat Membayar Tol Menggunakan E-Toll (Cuplik.com/Fanny Nurul)
Cuplikcom-Jakarta-Dalam waktu dekat, masyarakat tidak perlu lagi membuka pintu mobilnya ketika masuk ke jalan tol.
Pemerintah mendorong percepatan persiapan
Sistem Transaksi Tol Non-tunai Nir-sentuh Berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF).
Sistem MLFF ini memungkinkan pengguna tol tak perlu menempel kartu atau tak perlu membuka pintu kendaraan. Pengumuman hasil tender yang akan menjadi operator dalam sistem ini akan diumumkan pada Januari 2021.
Dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (2/1/2021), kepada Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit, yang menjelaskan pada Januari 2021 pengumuman hasil tender sistem MLFF ini dilakukan.
Dengan sistem MLFF, maka pengendara di gerbang tol tak perlu lagi membuka kaca/pintu kendaraannya karena e-money langsung terbaca otomatis.
"Betul pada bulan Januari," kata Danang
Dalam rencana awalnya, sistem pengembangan metode pembayaran elektronik akan ini akan berjalan secara menyeluruh pada 2023 mendatang. Rencana uji coba di beberapa ruas ini juga akan dilakukan pada 2021. Namun, ia belum bisa memperinci ruas tol mana yang akan dilakukan untuk uji coba sistem MLFF.
Danang menjelaskan tahapan-tahapan tahun depan usai dapat pemenang tender mulai melakukan desain sistem, implementasi sebagian dan implementasi secara keseluruhan pada 2023 mendatang.
"Dan pasti ada proses untuk stress test, data breach test, hack test, dan bermacam-macam test untuk robustness dari sistem," katanya.
Danang menambahkan Saat ini yang masih mengikuti pelelangan pengadaan sistem MLFF ada 2 peserta, yaitu Roatex Ltd., Zrt., dan Konsorsium PT Nusa Telematics System (PT NTS, PJSC Mostotrest, Service Telematics, LLC.). Dengan kebutuhan nilai investasi mencapai Rp 2,923 triliun untuk trase sepanjang 1.713 kilometer.
Sebelumnya anak usaha Jasa Marga, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga ikut dalam proses lelangan ini. Namun belum perusahaan memutuskan untuk tidak melanjutkan proses tender, dikonfirmasi oleh Danang.
"JMTO tidak melanjutkan mengikuti lelang," katanya.
Proses pelelangan ini merupakan tindak lanjut dari rencana pemerintah menerapkan sistem transaksi pembayaran tol non-tunai nir-sentuh berbasis MLFF dengan manfaat teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS). Teknologi itu diklaim tercanggih saat ini karena terhubung langsung dengan satelit sehingga tingkat akurasinya tinggi.
Ketua Bidang Implementasi MTI, Transportasi MTI Syafri Yuzal mengatakan pengembangan metode pembayaran elektronik akan berkembang tahun depan.
Faktor keamanan dan Kesehatan saat ini masih menjadi fokus utama akibat adanya Covid - 19 sehingga sistem MLFF bisa diterapkan tahun depan.
"Gimana elektronik collection orang tidak takut terkena virus, uangnya tidak bocor, baik itu policy baik itu program", katanya pada Webinar Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) dikutip Sabtu (2/1/2021).