Ilustrasi seseorang yang sedang mengalami kegagalan (google.com)
Cuplikcom - Indramayu - Gagal adalah ketika kamu mempunyai suatu tujuan yang ingin kamu capai dan ternyata kamu tidak bisa mencapainya. Mengapa banyak orang takut gagal?
Sistem sekolah saat ini sangat berpengaruh akan hal ini. Kita dibiasakan untuk tidak melakukan kesalahan agar mendapat nilai yang bagus. Murid di ranking berdasarkan seberapa sedikit mereka melakukan kesalahan saat diberikan tugas dan ujian. Karena itulah secara tidak sadar kita menjadi takut untuk melakukan kesalahan.
"Gagal = Kesalahan?"
Konsekuensi dari kesalahan itulah yang menentukan hal tersebut dianggap gagal atau tidak. Jika konsekuensinya kecil, maka kamu tidak berpikir itu adalah sebuah kegagalan. Nah, jika konsekuensinya besar barulah kamu menganggapnya sebagai sebuah kegagalan. Lalu bagimana cara memandang suatu kegagalan?
1. Anggaplah kegagalan sebagai gurumu
Faktor dari suatu keberhasilan akan sangat sulit diukur jika tidak ada kegagalan yang menyertainya. Kegagalan datang untuk mengajarimu apa yang harus kamu lakukan dan apa yang harus kamu hindari. Terimalah kegagalan ini sebagai bagian dari rangkaian proses keberhasilanmu.
2. Kamu perlu berusaha lebih keras lagi
Mungkin sebenarnya kamu masih setengah-setengah dalam melakukannya. Kerahkan semua fokus dan tenagamu untuk mencapai tujuanmu itu. Kamu akan menyadari betapa luar biasanya potensimu.
3. Tidak apa untuk merubah haluan
Tidak bisa dipungkiri bahwa tidak semua usaha akan berujung pada keberhasilan. Balik lagi kamu harus tahu kapan sesuatu itu masih layak diperjuangkan atau sudah saatnya kamu merubah tujuan.
Disaat kamu dapat merubah mindsetmu akan kegagalan, disitulah kamu tidak dapat dihentikan. Semoga bermanfaat.