Kategori ini sebenarnya sudah lama didominasi oleh Apple iMac dengan banderol mahal (US$ 1.200). Tapi para peniru dengan desain yang sama menawannya, mulai berhasil menarik konsumen dengan harga lebih enteng di kantong.
Sub kategori personal computer (PC) yang disebut nettop itu mirip netbook, karena sama-sama menggunakan prosesor Atom yang menjalankan Windows XP atau Linux. "Setahun lalu saya katakan netbook tidak akan mengkanibal pasar notebook. Tapi ekonomi menjadi memburuk," kata John Jacobs, Direktur Penelitian Pasar Notebook DisplaySearch.
Oleh karena itu orang yang butuh notebook akan cenderung mengeluarkan uang U$ 400 untuk netbook, dan tidak memilih notebook penuh seharga US$ 800. "Saya kira hal itu juga akan terjadi pada nettop. Bagi yang tidak membutuhkan portabilitas, nettop adalah all in one dan perangkat paling atraktif. Kami melihat banyak retailer yang dulunya menjauh akan masuk ke dalamnya," jelasnya.
Nettop mulai menarik perhatian vendor PC lebih dari setahun lalu saat Dell, Gateway dan HP memasukkan desktop berdesain indah, semacam Dell XPS One dan Gateway One. HP bahkan punya produk lebih baik lagi dengan layar sentuh, meskipun dengan banderol lebih tinggi.
Tapi yang paling cerdik adalah Asus. Perusahaan Taiwan ini menunggangi momentum popularitas netbook Eee PC dengan merilis Eee Top. Sedangkan MSI mengikuti sukses netbooknya dengan menjual WindTop.
Sementara Dell menurunkan harga XPS One dengan meluncurkan Studio One 19. Perusahaan Taiwan itu menawarkan produk tidak menggunakan prosesor Atom, tapi harganya lebih murah.
Lalu mengapa PC nettop diramalkan akan sukses? Nettop akan mendapat keuntungan dari tren netbook murah yang sedang hit. Didukung desainnya yang tipis, serta rendah daya, nettop cocok untuk kantor, rumah yang sempit atau meja belajar
Menurut DisplaySearch, produk berharga murah akan menjadi kunci kesuksesan nettop. Sebuah nettop dengan LCD 18,5 inci membutuhkan ongkos US$ 240 hingga US$ 250 untuk memproduksinya. Dan akan dijual US$ 300 di beberapa pasar global.
Namun harga di tangan konsumen bisa menjadi US$ 400 hingga US$ 500 menurut perkiraan DisplaySearch. Nettop all-in-one diperkirakan akan tumbuh lebih dari 6 juta unit pada 2009 dan lebih dari 9 juta pada 2010 di pasar global, menurut DisplaySearch.
Tapi nettop bukanlah segalanya. Beberapa kelompok pembeli mungkin tidak akan tertarik dengan produk ini. Beberapa konsumen tidak akan mau berkorban menggunakan nettop berlayar kecil, serta performa yang rendah.
Nettop memiliki kelebihan desain lebih ringkas dibandingkan PC model tower traditional. Tapi performanya akan mengecewakan bagi konsumen yang membutuhkan tidak sekadar pekerjaan dasar semacam browsing web dan mengetik.
DisplaySearch memperkirakan meskipun PC desktop konvensional bisa selamat tapi tren komputer murah serta semakin ringkas akan terus terjadi.