Foto: Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Papua (Cuplikcom/Fanny)
Cuplikcom-Jayapura-Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang baru merupakan seorang humanis terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua.
"Ya tentu yang lebih humanis tapi tidak kehilangan semangat untuk perlindungan. Humanis, tapi perlindungan dan penegakan hak asasi manusia (HAM) harus tetap dijaga," kata Ma’ruf Amin di Papua, Sabtu (6/10/2021)
Wapres juga berharap Panglima TNI baru nantinya dapat meneruskan langkah Panglima sebelumnya, Marsekal Hadi Tjahjanto, dalam membangun keamanan di Tanah Papua.
"Saya, kita, tentu berharap Panglima yang baru nanti akan meneruskan langkah-langkah panglima yang lama, dalam membangun kondisi keamanan di Papua dan mempunyai pendekatan yang tentu lebih baik lagi," tuturnya
Diberitakan sebelumnya, Komisi I DPR RI secara resmi menyetujui pengangkatan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
"Memberikan persetujuan terhadap pengangkatan calon panglima TNI kepada Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI," kata Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu.
Meutya menyatakan persetujuan itu berdasarkan hasil kesimpulan rapat internal Komisi I DPR RI, setelah mendengarkan pemaparan visi dan visi calon panglima TNI dan pandangan fraksi-fraksi di komisi I.
Selain itu, Komisi I DPR juga menyetujui pemberhentian dengan hormat kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI serta memberikan apresiasi terhadap dedikasi dia selama ini.
Meutya menyatakan RDPU itu dilaksanakan sekitar tiga jam, dan seluruh fraksi memberikan pandangan dan juga pendalaman calon Panglima TNI yang diajukan oleh Presiden.
Meutya mengatakan hasil persetujuan Komisi I itu akan dibawa ke rapat paripurna.
Sebelum persetujuan itu, calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menegaskan visi "TNI adalah kita" dalam uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi I DPR RI.