Saat berlangsungnya pembinaan Komsos (Cuplikcom/Andrian)
Cuplikcom - Indramayu - Untuk menangkal paham radikal dan ideologi-ideologi terlarang di Negara Indonesia, Kodim 0616/Indramayu berikan pembinaan Komunikasi Sosial (Komsos) cegah dan tangkal radikalisme atau separatisme kepada 50 orang komponen masyarakat, babinsa dan para pemuda di salah satu Aula Kodim 0616/Indramayu, Jumat (24/12/2021).
"Ketahanan di bidang ideologi yang mumpuni agar anak muda tidak terpengaruh oleh paham radikal dan terorisme, merupakan hal yang paling penting dimiliki, khususnya anak-anak dan keluarga agar tidak terpengaruh oleh paham radikal," ungkap Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu, Letkol Inf Teguh Wibowo.
"Pemahaman ideologi negara kita Pancasila sewajarnya dapat diberikan pertama kali sejak dini dari lingkungan keluarga yang kemudian berlanjut ke lingkungan pendidikan yaitu sekolah," lanjut Dandim.
Pihaknya mengimbau kepada jajaran Babinsa yang sering berbenturan langsung di lapangan agar selalu waspada terhadap gerakan masyarakat yang mencurigakan.
Pada kesempatan yang sama, Letda Inf Aliwis selaku Danunit Intel Kodim 0616/Indramayu, menyebutkan bahwa Masyarakat Indramayu didominasi oleh kelompok produktif, yaitu anak muda yang masuk kategori generasi Milenial dan Z, hal ini tentunya bisa menjadi bom waktu dikemudian hari apabila para anak muda ini justru terjerembab dalam ideologi radikalisme atau separatisme.
"Gen Z dan Milenial mendominasi disetiap kegiatan pemerintahan, jangan sampai anggota keluarga ini ikut kegiatan mengarah pada paham radikalisme, orang tua adalah pertahanan utama menangkal paham-paham terlarang," ujarnya.
Dia juga meminta kepada Babinsa agar harus aktif dalam berkomsos kepada masyarakat binaannya untuk memberikan wawasan kebangsaan ideologi pancasila dalam menangkal virus radikalisme yang bisa datang dari unsur tertentu.