Cuplik.com - JAKARTA, Di tengah kondisi pasar keuangan global yang karut-marut, PT Asuransi AIA Indonesia (AIA Indonesia) mengklaim masih memiliki fundamental keuangan dan modal yang kuat.
"AIA Indonesia senantiasa menjaga kepentingan jangka panjang pemilik polisnya dengan melakukan pendekatan konservatif pada portofolio investasinya dan memiliki aset yang cukup untuk memenuhi kewajibannya kepada seluruh pemegang polis," sebut Wakil Presiden Direktur AIA Indonesia, Chris Bendl, dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (5/2).
Laporan keuangan AIA yang belum diaudit per 31 Desember 2008 menunjukkan, jumlah aset mencapai Rp 5,4 triliun, cadangan teknis Rp 4,4 triliun serta rasio kecukupan modal (risk based capital) jauh melampaui ketentuan pemerintah sebesar 120 persen, yakni mencapai 339 persen.
Sepanjang 2008, AIA Indonesia telah membayar lebih dari 13.500 klaim, yang terdiri dari klaim individu kecelakaan, rawat inap, kematian, dan penyakit kritis dengan nilai total lebih dari Rp 100 miliar.
AIA Indonesia, lanjut dia, memiliki sejarah yang panjang di Indonesia, dengan dukungan hampir 1 juta pemegang polis dan saluran distribusi yang luas, yaitu agency, bancassurance, dan employee benefit services.