"Saat ini kami menargetkan rata-rata setiap bulan 6.000 unit per bulan," kata FDP PM Marketing LG Electronics Indonesia Eko Adhi, usai acara peluncuran New Scarlet LCD TV LG di Pacific Place, Sudirman, Jakarta, Kamis (23/4/2009).
Kehadiran Scarlet tak dipungkiri telah mendongkrak pendapatan LG. Sepanjang 2008, LCD Scarlet memberikan kontribusi sekira 30 persen bagi LG Indonesia. Untuk mewujudkan target tersebut LG menginvestasikan USD1 hingga 3 juta untuk pasar domestik dan Asia Pasifik.
Sementara itu Sales Manager Director LG, Budi Setiawan mengatakan, secara keseluruhan sebenarnya LG menargetkan 250 ribu penjualan LCD di Indonesia. Tahun lalu LG mampu menjual 160 ribu unit LCD.
Menurut Budi, kendala utama yang dihadapi hampir seluruh produsen LCD di seluruh dunia adalah kekurangan pasokan panel LCD akibat imbas kondisi ekonomi.
"Saat ini suplai belum memenuhi karena permintaan tinggi sedangkan suplai masih rendah, gap antara permintaan dengan suplai panel bisa mencapai 15 persen," kata Budi.
Ketika ditanya mengenai keberlanjutan produksi CRT TV, Budi mengatakan akan menghentikan produksi TV-nya, sehingga secara bertahap CRT akan hilang dari pasaran.