Namun anehnya, nama SBY sama sekali tidak terdapat dalam daftar kandidat yang tercantum dalam situs TIME. Keanehan itu menjadi berbincangan cukup hangat di milis-milis.
Beberapa anggota milis bahkan mempertanyakan soal keaslian surat yang konon dikirimkan dari Majalah TIME yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu. Mereka menduga, surat dari TIME itu palsu.
"Dari daftar 207 nama itu pun, nama SBY juga nggak ada. Lalu Dino (Jubir Kepresidenan) dapat surat dari TIME mana? Jangan-jangan ada TIME supertoy," begitu tulis salah satu milis di Yahoogroups.com seperti dikutip detikcom, Jumat (24/4/2009).
Sementara itu seorang anggota milis lainnya menulis bahwa dirinya telah menelusuri situs TIME dan tidak menemukan nama SBY. "Satu satunya nama yang terdengar seperti nama orang Indonesia adalah Anwar Ibrahim. Mungkin saya keliru. Tapi saya tak menemukan hingga urutan 200 sekalipun. Apakah ada TIME yang lain?" tulisnya.
Melalui telepon, Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal mengaku tidak ingin mempermasalahkan hal itu. Dino juga tidak ingin mengkonfirmasi soal surat tersebut kepada TIME di New York itu.
"Nggak usah konfirmasi, nanti takutnya malah tersinggung mereka," kata Dino.
Detikcom telah berusaha mengkonfirmasi kepada TIME tentang surat yang diterima pihak Istana Presiden. Namun hingga kini, surat elektronik tersebut belum dibalas.