Ketua DPC Partai Ummat Sukoharjo soroti pembangunan infrastruktur di Lampung (Cuplik.com/Ahsani Taqwin)
Cuplikcom - Pringsewu - Ketua DPC Partai Ummat Sukoharjo, Muhammad Nurkholis meminta Gubernur Lampung beserta stakeholder yang ada agar transparan dan akuntabel dalam pengerjaan proyek yang ada di provinsi Lampung.
Hal itu disampaikan oleh Nurkholis -sapaan akrabnya- lantaran banyaknya jalan provinsi yang rusak, termasuk di Sukoharjo, Pringsewu. "Di Sukoharjo saja sering terjadi mobil terguling lantaran kerusakan jalan yang sudah parah, dan itu jalan provinsi," kata Nurkholis, Senin (17/4/2023).
Ia pun menyesalkan dalam data yang dirilis oleh Pemerintah Provinsi Lampung, jalan provinsi Pringsewu - Kalirejo tidak masuk dalam prioritas perbaikan jalan di Lampung tahun 2023.
"Kami minta Pemprov segera mengambil tindakan untuk memperbaiki karena ini menyangkut keselamatan para pengguna jalan," ujarnya.
Masih menurut Nurkholis, masalah lain acap ditemukan dalam pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, adalah fee proyek yang mesti disetorkan para kontraktor kepada pejabat berwenang. "Hilangkan budaya itu karena para pejabat sudah mendapatkan gaji yang banyak dari rakyat. Jangan lagi minta-minta fee proyek," imbuhnya.
Nurkholis juga berharap agar para kontraktor nakal ditindak. Menurutnya akibat ulah mereka jalan yang dibangun bisa cepat rusak. "Kontraktor yang suka mengurangi spek jalan, yang harusnya ketebalan 5 centimeter dibuat 2 centimeter. Aspal yang mestinya digunakan aspal berkualitas, tapi yang dipakai malah aspal abal-abal. Akibatnya jalan baru satu atau dua bulan saja sudah rusak lagi," papar Nurkholis.
Ditambahkan Nurkholis, jika budaya fee proyek dihilangkan, juga ditindaknya kontraktor nakal, maka pembangunan infrastruktur di Lampung akan lebih baik. "Kita ingin Lampung ini menjadi provinsi yang maju, terutama dalam bidang infrastruktur," pungkasnya.