Balaidesa Kendayakan (Cuplikcom/ist)
Cuplikcom – Indramayu– Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berdaya Desa Kendayakan Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, Sukendar melalui Sekretaris Suradi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Selasa (21/1/2025) sekira 11.35 WIB menjelaskan penggunaan anggaran BUMDes Berdaya Desa Kendayakan.
"Pada tahun 2023 lalu, pihak BUMDes Berdaya Desa Kendayakan bermitra dengan BUMFor (Badan Usaha Milik Forrimber) untuk berinvestasi mengelola usaha penjualan beras dan penjualan benih padi. Pihak BUMDes memberikan inventasi senilai Rp.50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah) kepada BUMFor. Adapun keuntungan bermitra tersebut pihak BUMFor memberikan PAD (Pendapatan Asli Desa)," jelas Suradi.
Saat dikonfirmasi penggunaan anggaran BUMDes pada tahun 2024 dipergunakan untuk apa saja, Ia mengatakan bahwa di tahun 2024 anggarannya dikelola BUMDes.
"Anggaran 2024 bukan digunakan untuk BUMFor tapi dikelola oleh BUMDes sendiri dalam bentuk usaha dibidang pertanian," katanya.
Di tahun 2024, lanjut Suradi, pihak BUMFor tidak bersedia menerima penambahan investasi dari BUMDes dengan alasan tidak menerima penambahan nilai investasi akan tetapi secara kemitraan masih berlanjut dan masih mengelola nilai investasi tahun 2023.
Menurut yang diketahui Suradi, tahun 2024 BUMDes mengelola anggaran senilai Rp.50.000.000 untuk di bidang pertanian yakni gadai sawah. Untuk pelaporan penggunaan anggaran BUMDes di tahun 2024, Ia belum menyusun laporan pertanggungjawaban anggaran dan masih menunggu laporan dari Bendahara BUMDes, Sri karena Sri yang mengelola anggaran BUMDes tahun 2024 yang dipergunakan untuk gadai sawah.
"Anggaran BUMDes senilai 50 Juta tahun anggaran 2024 dipergunakan untuk gadai sawah seluas setengah bahu, milik Jaruki warga Desa Kendayakan RT 05. Sesuai harapan Pak Kuwu Agung. Saya masih menunggu berita acaranya. Untuk pelaporan pertanggungjawaban BUMDes tahun anggaran 2024 masih dalam proses penyusunan, masih menunggu penyerahan data dari Bendahara dan Dirut BUMDes terkait peruntukan dana tersebut," pungkasnya.