(Cuplikcom/Ist)
Cuplikcom - Lampung Selatan - Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan dan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat mulai persiapan melakukan ground check untuk memastikan keakuratan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pengecekan lapangan itu melibatkan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), BPS, dan dinsos.
"Saat ini kita bersama rekan-rekan dari BPS dibekali materi terkait persiapan pelaksanaan ground check, untuk memastikan keberadaan KPM dan melengkapi profil sosial ekonomi mereka," kata Koordinator Kabupaten Pendamping PKH, Ahmad Salasih, Kamis 27 Februari 2025.
Salasih menjelaskan DTSEN bersifat dinamis sehingga pemutakhiran menjadi kunci agar data tersebut tetap akurat dan relevan. Ia pun menekankan pentingnya peran para pendamping PKH dalam pemutakhiran tersebut.
"Dalam hal ini, peran pendamping PKH sangatlah vital. Rekan-rekan pendamping sekalian adalah ujung tombak dalam melakukan kroscek verifikasi data serta memfasilitasi pemutakhiran data di tingkat akar rumput," imbuhnya.
Lebih lanjut menjelaskan, tugas para pendamping PKH dalam pemutakhiran DTSEN meliputi pelaksanaan ground check untuk melengkapi variabel data, memeriksa keberadaan KPM/PM aktif atau tidak aktif, serta melengkapi isian variabel untuk dasar pemeringkatan yang telah ditetapkan oleh BPS.
Setelah itu lanjutnya, para pendamping PKH melakukan verifikasi lapangan terhadap usul dan sanggah masyarakat dan memanfaatkan DTSEN untuk mendampingi KPM lebih efektif.
"Oleh sebab itu, agar pemutakhiran data berjalan lancar, setiap pendamping PKH wajib untuk mengikuti pelatihan ground check pemutakhiran DTSEN. Kemudian melakukan pembagian wilayah kerja secara profesional dan menjalin komunikasi aktif dengan BPS serta dinas sosial," tuturnya.
Selain itu, terusnya, diharuskan pendamping PKH juga wajib memberikan data yang sebenar-benarnya serta menjaga situasi kondusivitas di lapangan dan menjalankan tugas dengan semangat dan riang gembira.
Sementara itu, mewakili Kepala BPS, Dedi Triatmoko menyampaikan pihaknya telah siap menyelenggarakan pelatihan bagi pendamping PKH dalam rangka persiapan ground check. Dedi menjelaskan materi pelatihan seputar 39 variabel yang terdiri dari 26 variabel keluarga dan 13 variabel individu.
"Nanti setelah dilakukan monev, maka kawan-kawan pendamping PKH sudah langsung siap bergerak ke lapangan untuk verifikasi data lapangan," pungkasnya.