Senin, 31 Maret 2025

Warga Drunten Wetan Desak Satgas Proses Dugaan Pungli PTSL

Warga Drunten Wetan Desak Satgas Proses Dugaan Pungli PTSL

HUKUM
27 Maret 2025, 18:06 WIB

CuplikCom-Warga-Drunten-Wetan-Desak-Satgas-Proses-Dugaan-Pungli-PTSL-27032025181309-IMG-20250327-WA0003.jpg

Warga Desa Drunten Wetan, Gabuswetan (Cuplikcom/apip)

Cuplikcom - Indramayu - Desa Drunten Wetan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu geger adanya dugaan praktik pungli pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) yang dilakukan oleh oknum panitia.

Adanya praktik dugaan pungli ini akhirnya beberapa orang perwakilan masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Drunten Wetan Tertindas (GATET) melaporkan oknum tersebut pada Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Indramayu.

Merujuk pada Surat Keputusan Bersama  3 Menteri nomor : 25/SKB/V/2017, Nomor : 590-3167A Tahun 2017 dan Nomor : 34 Tahun 2017 tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis, disebutkan besaran biaya yang diperlukan untuk wilayah Jawa dan Bali hanya sebesar 150 ribu rupiah, sedangkan yang terjadi di Desa Drunten Wetan pembiayaannya bervariatif melebihi aturan yang sudah ditentukan bahkan hingga mencapai 4,8 juta rupiah per bidang.

Dikatakan oleh Warkim, salah seorang Koordinator GATET, Rabu (26/3/2025), dirinya lapor pada Satgas Saber Pungli karena diduga ada praktek Pungli pada pelaksanaan program PTSL di Desa Drunten Wetan oleh oknum panitia dan  disusunan kepanitiaan tertera nama Kuwu serta Pamong Desa.

"Dilaporkannya oknum panitia PTSL ke Satgas Saber Pungli Indramayu juga sebagai bentuk kekecewaan masyarakat yang telah dirugikan akibat pungutan yang dilakukan oknum panitia dan pamong pada program PTSL, pungutan itu berupa besaran biaya yang melebihi ketentuan berlaku," kata Warkim

"Saya berharap pihak berwajib segera menindaklanjuti laporan warga dan bertindak tegas pada semua oknum yang terlibat Pungli" sambungnya

Sementara itu, Karwinah, salah seorang warga yang ikut program PTSL atas nama anaknya dan sertifikatnya sudah jadi mengaku diminta uang totalnya  kurang lebih 2 juta rupiah oleh Lurah Desa Drunten Wetan pada tahun 2023.

"Awalnya saya diberitahu oleh Lurah kalau mau cepat jadi sertifikatnya harus bayar 1,5 juta mumpung ada giringan (pengkolektifan-red) dan suruh ngasih RT 100 ribu, total semuanya sekitar 2 jutaan," ujar Karwinah.


Penulis : Apip Nopianto
Editor : Redaksi

CURHAT RAKYAT

Kemenparekraf Gandeng Merry Riana Group Tingkatkan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menjalin kerja sama dengan Merry Riana Group dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) ekonomi kreatif. Kolaborasi ini bermula dari kunjungan Menteri Pariwisata dan E

Rilis Lagu Terbaru, Miss Merry Riana Ungkap Fakta

Fakta mengejutkan terungkap dari Miss Merry Riana. Siapa sangka Entrepreneur, Investor dan Content Creator ini menyanyikan sebuah lagu rohani? Berawal di akhir bulan Januari 2023, pada saat itu Produser Impact Music Indonesia, Alberd Tanoni meminta Ms

Workshop Gerabah Sitiwinangun Kabupaten Cirebon

Sitiwinangun adalah nama sebuah Desa yang terletak di Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Desa ini sudah lama dikenal sebagai pusat kerajinan gerabah terbesar dan masih bertahan di wilayah Kabupaten Cirebon. Dapat dikatakan kerajinan gerabah Sitiwi

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Hadir FRENDOT jasa pembuatan stiker, kalender, plakat, cetak ID card dan banyak lainnya lokasi depan RS MM Indramayu
Ruqyah Islami wilayah Indramayu dan sekitarnya, Hub Ustadz ARI wa 0877-2411-1128
Bakso Goyang Lidah depan Gardu Induk Singajaya, menggoda selera. Kualitas Daging Sapi terjamin.
layanan terapi hati ,kesembuhan luka batin,fobia,anxiety ,cemas, hidup sial,tak bahagia ,rezeki seret,psikomatik dan semua yang urusan pikiran ,bisa konsultasi wa 0813 5227 9928 /bang rudy insyaalllah
Jasa Foto / Video Wedding dan Prewedding, Live Streaming Indramayu dan sekitarnya, Harga Terjangkau Kualitas Cemerlang. Cuplik Production WA 081312829503