(Cuplikcom/Ism)
Cuplikcom - Lampung Selatan - PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, menggelar acara konferensi Pers di arus balik Angkutan Lebaran (Angleb) H+3 Lebaran 1446 Hijriyah di depan Kantor ASDP Cabang Bakauheni setempat, yang dihadiri langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PT. ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo bersama Corporate Secretary Shelvy Arifin serta Ganeral Manager (GM) ASDP Cabang Bakauheni Syamsudin, Jum'at, 4 April 2025.
Dirut Heru Widodo dalam konferensi pers menyampaikan pada hari ini hasil dari evaluasi Kementrian Perhubungan bahwa arus mudik kemarin Alhamdulillah berjalan dengan lancar tentunya ini juga tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dan stacholder.
"Pertama adalah terkait dengan pembatasan kendaraan dan pembagian golongan yang truck arahnya BBJ, lalu kemudian kendaraan roda dua ke Ciwandan, kemudian kendaraan pribadi penumpang dan bus itu yang keluar dari Merak Alhamdulillah berjalan dengan lancar semuanya," ucapnya kepada awak media.
Sebutnya, "sukses ini karena memang juga salah satunya kita berlakukan single tiketing dan kemudian masyarakat tidak lagi berjubel memilih pemberangkatan melalui Dermaga eksekutif semuanya terbagi rata ke seluruh Dermaga, sehingga semuanya dapat tertampung dengan baik dan dapat kita layani dengan baik dan merata," terangnya.
Masih kata Dirut ASDP, "lalu kemudian yang kedua untuk persiapan arus balik kami berkoordinasi dengan seluruh stacholder dengan kepolisian kemudian dengan kementrian, KSOP termasuk BMKG, karena kita juga melihat perkiraan dari BMKG Berapa waktu lalu masih terjadi anomali cuaca sehingga kita terus perlu berhati-hati berkoordinasi dengan BMKG selalu mengupdate cuaca terkini manakala misalnya terjadi cuaca yang kemudian tidak merekomendasikan untuk melakukan pemberangkatan ini kita harus memaklumi," paparnya lagi.
"Kemudian prediksi kami Puncak arus balik ini akan terjadi di H+3, H+4 karena memang persebaran para pengendara ini para masyarakat ini ini trennya berbeda dengan yang dari Merak kalau yang dari Sumatera Jawa ini Justru lebih tersebar karena memang Sebagian ada yang mungkin memilih untuk berliburan dulu lalu kemudian memilih waktu-waktu tertentu Kemudian sebarannya dari hari ke hari ini menjadi lebih merata dan bisa kita kendalikan," katanya.
Dirinya menerangkan, di satu sisi memang dari Sumatera ini banyak sekali buffer zone yang kemudian disiapkan seperti misalnya di jalan tol itu ada Kilometer (KM) 87 B, kemudian Kilometer 67 B, Kilometer 49 B, kilometer 33 B dan Kilometer 20B.
"Kemudian untuk Jalan Arteri juga kita sediakan buffer Zone itu di Gor Way Handak, lalu kemudian Rumah Makan Tiga Saudara, kemudian Terminal Gayam, ini kita gunakan semuanya baffer zone ini adalah untuk memecah atau membagi-membagi para pengendara di dalam delay sistem sehingga nanti ketika masuk ke dalam pelabuhan ini dapat terdistribusi dengan baik," tuturnya.
"Karena memang ada masukan dari masyarakat, antusias yang luar biasa dari masyarakat karena kemarin sukses masuk salah satunya adalah pemberlakuan single ticketing yang ada di Merak kemudian masyarakat juga menginginkan bisa memberlakukan kembali single ticketing untuk arus balik dan kita juga kemudian memutuskan untuk melakukan single ticketing kembali untuk Arus Balik wilayah Sumatera ke Jawa untuk kita mulai dari tanggal 3 April kemarin sampai dengan tanggal 7," ucapnya lagi.
Ia berharap, "mudah-mudahan Ini upaya kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat supaya masyarakat mudiknya aman, nyaman lalu kemudian dengan suasana penuh kegembiraan, tentunya kami juga berharap pada saat Arus Balik masyarakat juga merasakan hal yang sama rasa nyaman, rasa aman lalu kemudian juga dalam suasana penuh kegembiraan dan juga nanti harus memberlakukan single ticketing kembali," harapnya.
Terkait refund ticket yang sudah terlanjur dibeli penumpang, ia menerangkan, "sama dengan kemarin waktu kita memberlakukan yang ada di Merak, masyarakat yang kemudian sudah terlanjur membeli tiket eksekutif, sebelum diberlakukannya single ticketing bisa melakukan refund dan itu bisa berlaku 30 hari ke depan, maksimal 30 hari ke depan itu sudah bisa dicairkan atau diganti dengan tiket reguler," katanya.
"Alhamdulilah masyarakat sangat senang sekali dengan diberlakukannya single ticketing termasuk kemarin ketika kita melakukan juga single ticketing dari wilayah Jawa ke Sumatera dari Merak ke Bakauheni Alhamdulillah respon dari masyarakat dari seluruh stacholder juga mereka sangat mengapresiasi sekali mereka sangat merasa terbantu sekali dari masyarakat karena memang tujuan kita pemberlakuan single ticketing adalah tentunya untuk mempermudah arus kendaraan menjadi lebih merata dan karena memang ini diapresiasi oleh masyarakat pemerintah juga Alhamdulillah mereka memberikan respon yang baik maka kemudian pemberlakuan Single ticketing akhirnya kita berlakukan kembali untuk arus balik dari wilayah Sumatera ke Jawa," terangnya.
Disinggung sudah berapa persen pemudik yang sudah menyeberang melakukan arus balik dari Pulang Sumatera ke Pulau Jawa, ia menyebut sudah 30 persen, sedangkan yang belum kembali masih ada sekitar 168.000 penumpang.
"Sampai sekarang itu sekitar 30% lebih, kalau dari data itu mungkin sekitar 168.000, kemudian penumpang yang masih belum kembali ke Jakarta itu mungkin sekitar 168 ribuan dan kemudian nanti akan terbagi di H+3 hari ini, H+4 sampai nanti H+ 7 yang saya kira dengan adanya banyak buffer zone lalu kemudian kultur masyarakatnya atau trend masyarakatnya yang dari Sumatera ke Jawa itu berbeda dari Sumatera ke Jawa mungkin nanti akan lebih mudah dapat kita koordinasikan dengan baik." Pungkasnya.