"Tidak apa-apa, aman saja. Itu hanya satu dua rumah retak, rumah sakit retak. Tidak ada korban jiwa," kata Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan Rustam Pakaya saat dikonfirmasi okezone, Kamis (12/2/2009).
Hingga kini, kata dia, pihaknya tengah melakukan pendataan akibat dampak gempa yang dirasakan warga di Kabupaten Talaud, Sulut.
Sebagaimana diketahui, sekira pukul 00.35 WIB, Sulut dihantam gempa dengan kekuatan 7,4 skala richter di 112 km Tenggara Melonguane Sulut dan berpotensi tsunami. Namun beberapa saat kemudian, BMG mencabut warning tsunami tersebut.
Hingga pukul 06.28 WIB, sedikitnya 15 gempa susulan masih terjadi di sekitar lokasi gempa pertama. Gempa susulan tersebut terjadi dengan kekuatan di atas 5.0 skala richter.
Akibatnya, sejumlah warga mengungsi di kantor Bupati Talaud untuk mengamankan diri. Bahkan, beredar kabar gempa tersebut telah menghancurkan sejumlah rumah dan melukai beberapa warga.