Hal ini disampaikan Kepala Biro Stabilisasi Sistem Keuangan BI Wimbo Santoso kepada INILAH.COM kemarin saat ditanya sikap BI menanggapi rumor tersebut. "Kita sudah komunikasi dengan Moody's dan sudah minta penjelasannya," ujarnya.
Menurutnya, Moody's sudah memberi adjustment di antaranya akan melaporkan perubahan mengenai adanya penyesuaian tentang rating. Menurut Wimbo, Moody's akan melakukan penyesuaian atau adjusment itu tidak hanya di Indonesia, tapi juga di negara lain.
Yang dinilai adalah yang ada kaitannya dengan kemampuan suatu negara (Pemerintah dan BI) dalam memberikan support likuiditas dalam menghadapi krisis.
"Jadi belum tentu kita diturunkan. Tapi kita berharap mudah-mudahan nggak. Mereka nggak bisa kebyah uyah. Kayaknya yang ada penyesuaian itu Hungaria, Malaysia, Filipina," tukasnya.
Itu menurut data yang diperoleh. Di Indonesia tentunya mempunyai JPSK sebagai mekanisme untuk menghadapi itu, tapi belum disahkan DPR. "Jadi kami yang proaktif terhadap Moody's untuk menjelaskan,"