"Indosat sedang melakukan kajian untuk delisting dari bursa di AS. Sebab, proses administrasi di bursa AS biayanya lebih besar," tutur Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil di Jakarta, Jumat (24/7).
Menurut Sofyan, lokasi listing bagi perusahaan publik sejatinya sudah tidak menjadi persoalan. Sebab, pasar global memungkinkan setiap investor dapat membeli saham di bursa mana pun di dunia. Selain ISAT, ada satu BUMN lagi yang dikabarkan tengah melakukan kajian untuk delisting dari bursa AS.