Cuplik.Com - Jakarta: Masalah klasik tentang kekurangan pasokan listrik masih membayangi PT PLN (Persero) karena menjelang Lebaran ini, PLN belum bisa menjamin adanya ketersediaan listrik untuk seluruh wilayah Indonesia. Masih ada beberapa wilayah di Indonesia yang mengalami kelangkaan listrik karena defisit pasokan listrik terutama di wilayah Sumatera.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jawa dan Bali PLN, Murtaqqi Syamsudin di Gedung Kementrian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jumat (24/7). Menurut Murtaqqi, jumlah defisit listrik diperkirakan mencapai 170.000 Megawatt khususnya di daerah Sumatera Utara dan Riau. "Kami sudah menyiapkan tiga langkah-langkah guna menekan defisit tersebut," ujar Murtaqqi.
Langkah pertama adalah melakukan kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi dan Pemerintah daerah setempat untuk membuat hujan buatan yang saat ini sudah dilakukan. Ia menambahkan dengan hujan buatan tersebut bisa menambah daya sebesar 30 Mega waat. Sehingga defisit berkurang menjadi 140 mw.
Kedua, dengan segera mengoperasikan tambahan pembangkit di teluk Lembu, Riau yang saat ini terkendala pasokan gas. Jika persoalan gas ini bisa teratasi maka satu turbin bisa beroperasi. Dengan beroperasinya pembangkit ini bisa menambah daya sebesar 20 mw.Sehingga sisa defisit listrik sebesar 110 mw.
Ketiga, Murtaqqi mendapatkan tambahan daya dari PLTU Labuan Angin 1 dan Labuan Angin 2 di Sumatera Utara. Dengan adanya transfer daya dari Sumatera Utara ini maka ada tambahan lagi sekitar 60 mw.