Dari seluruh anggaran pendidikan itu, rencananya, Kemendiknas akan mendapatkan jatah sebesar Rp 57, 8 triliun. Ia pun menjelaskan anggaran tersebut akan digunakan untuk mengupayakan adanya pemerataan dan kualitas pendidikan.
"Meningkatkan akses dan pemerataan merupakan masalah yang tidak pernah selesai. Bukan berarti tidak dikerjakan, tetapi karena masalah pemerataan dan mutu tidak akan pernah habis. Segala upaya terus kita lakukan karena sifatnya never ending," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/8).
Untuk penyediaan dana BOS sebesar Rp 23,6 triliun bagi seluruh siswa SD dan SMP. Penyediaan dana tunjangan profesi guru PNSD sebesar Rp 30,6 triliun atau naik Rp 12,1 triliun (65 persen) dari APBN-P 2011.
"Saya ingin memastikan porsi besar terlebih dahulu. Paling pokok yaitu BOS, karena porsinya naik sekitar Rp 3 triliun atau menjadi Rp 23 triliun. Dana BOS tahun depan akan mengcover 100 persen biaya operasional sekolah," ujarnya.
Sementara itu, penyediaan dana tunjangan tambahan penghasilan guru PNSD yang belum memperoleh tunjangan profesi guru sebesar Rp 2,9 triliun, juga untuk merehabilitasi gedung-gedung sekolah yang tidak layak.