Diantara poster yg mereka bawa bertuliskan "Selesaikan masalah perburuhan di PT Kanefusa", "Di mana kinerja Menakertrans..??", "Menakertrans tidak perhatikan nasib Buruh", dan lain-lain.
Para buruh masuk ke Ruang Komisi dan langsung berada dihadapan Menakertrans. Selain membentangkan Poster para buruh juga berteriak-teriak sambil menunjuk ke arah muka Muhaimin.
"Menakertrans jangan hanya omong anggaran, selesaikan nasib kami, kami sudah 15 bulan tak di gaji, Panggil Pengusaha Kanefusa agar selesaikan Nasib kami," kata Agung Wahyono, ketua serikat pekerja PT Kanefusa di Gedung DPR RI, Jakarta, Kemarin Sore (8/9/11).
Seluruh peserta RDPU baik Pimpinan Komisi IX dan anggota DPR maupun Jajaran Kementerian kaget atas kejadian ini. Kejadian tersebut sempat berlangsung lama, sampai akhirnya para buruh bentrok dengan Pamdal DPR, Polisi, dan Pengawal Menteri yang memaksa mereka untuk keluar Ruangan.
"Kami buruh PT Kanefusa Indonesia sampai saat ini sedang melakukan aksi mogok kerja selama 15 bulan, kami menuntut hak upah kami agar sesuai dengan golongan Industri yang
saat ini masuk golongan II menjadi golongan I sesuai dengan UMSK Kab Bekasi, dan juga hak berunding serikat pakerja dalam kenaikan upah," ujarnya.
Selain itu juga Ia meminta kepada Menakertrans untuk segera memanggil pemilik perusahaan atau steckholder dan pihak pekerja menyelesaikan kasus ini dengan untuk dapat dipertemukan langsung tanpa perantara pihak manapun di masing-masing pihak, agar bisa menemukan jalan terbaik bagi kedua belah pihak dalam penyelesaian kasus ini.
"Kami juga meminta kepada DPR selaku wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat agar dapat membantu dalam proses penyelesaian kasus