Pantauan Cuplik, Selasa (1/1/2012) dini hari, ribuan warga menyaksikan pesta kembang api di Monas. Baik mereka yang berdiri maupun yang duduk beralaskan plastik atau koran, semuanya menengadah ke atas. Setiap mendengar luncuran dan letupan kembang api, mereka berdecak dan bersorak lalu, tepuk tangan. Decak kagum dan tepuk tangan diberikan pada kembang api yang meledak lama.
Untuk beberapa menit warga Jakarta yang hadir di situ terlihat lupa akan problem-problem mereka seperti banjir, macet, atau kebakaran. Yang ada di bola mata mereka hanyalah pantulan warna-warni kembang api. Sekali lagi mereka bersorak, lebih riuh dari sebelumnya, ketika letupan kembang api terakhir diluncurkan serta menyemburkan warna-warni yang lebih banyak dan menyembur dalam skala lebih luas.