"Ini program yang jelas, karena nanti akan digunakan dan dirasakan langsung oleh masyarakat Jawa Barat," ujar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan, Ono Surono, Kamis (7/2/13).
Diketahui, Kartu Jabar Bangkit (KJB) merupakan senada dengan program yang ditawarkan Jokowi-Ahok berupa Kartu Sehat dan Kartu Pintar di DKI Jakarta.
Sebelumnya diberitakan, Rieke sendiri menjelaskan, KJB ini berbeda, pasalnya meski satu kartu, tapi bisa digunakan oleh masyarakat untuk berbagai hal, seperti kesehatan, pendidikan, Kartu TKI, dan untuk sistem pendataan yang baru.
"Kartu ini, kita pastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu akan kami angkat sebagai anak pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendapatkan pendidikan, bukan hanya 12 tahun tapi sampai jadi sarjana," terang Rieke.
Pemilihan nama Jabar Bangkit pada kartu tersebut, Rieke beralasan bahwa kondisi di Jawa Barat sangat berbanding terbalik dengan kesejahteraan yang ada.
"Maka cara di Jawa Barat ini, bangkitnya seluruh rakyat. Bukan hanya sekedar butuh pemimpin yang kuat atau pemimpin yang tidak tebang pilih dan sebagainya, tapi rakyat harus bangkit. Makanya kami katakan kartu jabar bangkit," pungkasnya.