Indramayu - Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Limpas, Patrol, Indramayu diduga mengalami gangguan jiwa. Wanita yang berinisial Sc (25) mengalami gangguan kejiwaan akibat diperkosa agennya sewaktu bekerja di Taiwan.
Menurut penuturan Jembar, ayah Sc, anaknya itu memang diperlakukan dengan baik pada awalnya.
"Anak saya diperlakukan dengan baik, serta diupah dengan benar. Namun akibat kejadian itu, ia kabur dan shock," ungkap Jembar saat Cuplik.com mengunjungi rumahnya pada Sabtu (23/02/13).
Kronologis
Sc merupakan mantan TKW yang tergiur untuk berangkat lagi ke luar negeri. Caryadi, warga Limpas, bertindak sebagai sponsor yang memberangkatkan Sc lewat PT. Sekar Tanjung yang beralamat di Grogol, Jakarta Barat.
Status Sc sebagai mantan TKW membuatnya cepat diberangkatkan. Ia ditampung hanya sebulan. Sc diterbangkan ke Taiwan dan menjadi perawat orang sakit disana.
Namun setelah empat bulan, tanpa sebab, Sc dipulangkan oleh majikannya. Satu minggu setelah kepulangannya, Mr. Shie, dari Hsing Yeou International Co. Ltd., agen tenaga kerja di Taiwan, meminta Sc kembali ke Taiwan. Mr. Shie, dengan diantar Caryadi langsung mendatangi rumah Sc di Indramayu.
"Sc harus kembali ke Taiwan, sebab sudah terikat kontrak kerja dengan kami. Kalau kontrak itu dilanggar, maka keluarga wajib sediakan denda 20 juta," ungkap Mr. Shie, yang dituturkan kembali oleh Jembar.
Akhirnya, keluarga Sc kalah. Sc terpaksa kembali ke Taiwan dan bekerja kepada majikannya yang baru.
Di majikan yang kedua itu, Sc kabarnya dikembalikan ke Mr. Shie. Oleh agennya tersebut, Sc ditempatkan di majikan baru bernama Chung Chi Shelya Ling sebagai pengasuh bayi dan penjaga salon selama 2,5 tahun. Sebagaimana penuturan keluarga Sc, majikan ini baik. Sehingga Cuplik.com penasaran mengapa Sc bisa seperti itu.
"Pernah satu ketika, saya diajak ke suatu tempat oleh Mr. Shie. Di tempat ini saya diminta mandi, namun tiba-tiba Mr. Shie masuk ke kamar mandi," tutur Sc. Kontan Sc menolak, namun Mr. Shie memaksanya.
Sehingga, menurut keluarganya, kejadian ini yang membuat Sc mengalami gangguan kejiwaan. Karenanya, Sc kabur ke imigrasi dan dipulangkan ke Indonesia.
Cuplik.com sempat menghubungi Maya, TKW yang juga sempat satu tahanan imigrasi dengan Sc. Lewat Maya, Cuplik.com mengetahui jika kondisi Sc ini sudah lebih baik.
"Sewaktu di tahanan imigrasi, sebelum dipulangkan ke Indo (Indonesia), Sc jauh lebih parah dari sekarang," tutup Maya.