Jum'at, 28 Februari 2025

Hanya Menyita Djoko Susilo, KPK Dinilai Diskriminatif

Hanya Menyita Djoko Susilo, KPK Dinilai Diskriminatif

HUKUM
27 Februari 2013, 08:10 WIB
Cuplik.Com - Jakarta - Meski KPK sudah menyita 11 rumah mewah milik Irjen Djoko Susilo, tersangka kasus korupsi Simulator SIM. Namun KPK dinilai diskriminatif, pasalnya tersangka korupsi lain seperti Gayus, Angie, Nazar belum juga disita harta kekayaannya.

"Kenapa KPK bersikap diskriminatif. Kenapa KPK tidak menyita rumah tersangka korupsi lainnya, seperti Gayus, Angelina Sondakh, Nazaruddin, dan lain-lain," ujar Ketua presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, Rabu (27/2/13).

IPW berharap dalam melakukan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, KPK hendaknya tidak tebang pilih dan bersikap diskriminatif.

IPW Menegaskan, atas perlakukan tersebut, KPK juga disinyalir telah diperalat pihak tertentu, untuk "menghabisi" figur-figur tertentu. Oleh karenanya, KPK diharapkan pula mengembangkan kasus-kasus korupsi yang ada ke dalam kasus pencucian uang, sehingga rumah para tersangka, seperti Gayus, Angelina Sondakh, Nazarudin dan lainnya bisa disita KPK.

Begitu juga. lanjut Neta, dalam kasus Andi Malaranggeng dan Anas Urbaningrum, KPK diharapkan melakukan penyitaan terhadap rumah para tersangka kasus Hambalang. Selain itu KPK diharapkan melakukan perlindungan maksimal terhadap Nazaruddin yang sudah menjadi pembuka atau "peniup pluit" dalam kasus Hambalang maupun kasus Simulator SIM.

"Dengan demikian dugaan keterlibatan tiga anggota DPR, Bambang Soesatyo, Azis Syamsuddin dan Herman Heri dalam kasus Simulator SIM bisa cepat terungkap. KPK juga dihimbau segera memeriksa ketiga anggota DPR tersebut," paparnya.

"Dalam kasus Simulator SIM, KPK jangan hanya berhenti pada Irjen Djoko Susilo. Berbagai pihak yang diduga terlibat, baik di internal maupun di eksternal Polri harus diseret ke pengadilan Tipikor agar kasus ini tuntas secara terang benderang," pungkasnya.


Penulis : Dewo
Editor : Dewo

Tag :

CURHAT RAKYAT

Kemenparekraf Gandeng Merry Riana Group Tingkatkan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menjalin kerja sama dengan Merry Riana Group dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) ekonomi kreatif. Kolaborasi ini bermula dari kunjungan Menteri Pariwisata dan E

Workshop Gerabah Sitiwinangun Kabupaten Cirebon

Sitiwinangun adalah nama sebuah Desa yang terletak di Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Desa ini sudah lama dikenal sebagai pusat kerajinan gerabah terbesar dan masih bertahan di wilayah Kabupaten Cirebon. Dapat dikatakan kerajinan gerabah Sitiwi

Rilis Lagu Terbaru, Miss Merry Riana Ungkap Fakta

Fakta mengejutkan terungkap dari Miss Merry Riana. Siapa sangka Entrepreneur, Investor dan Content Creator ini menyanyikan sebuah lagu rohani? Berawal di akhir bulan Januari 2023, pada saat itu Produser Impact Music Indonesia, Alberd Tanoni meminta Ms

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Hadir FRENDOT jasa pembuatan stiker, kalender, plakat, cetak ID card dan banyak lainnya lokasi depan RS MM Indramayu
Ruqyah Islami wilayah Indramayu dan sekitarnya, Hub Ustadz ARI wa 0877-2411-1128
Jasa Foto / Video Wedding dan Prewedding, Live Streaming Indramayu dan sekitarnya, Harga Terjangkau Kualitas Cemerlang. Cuplik Production WA 081312829503
layanan terapi hati ,kesembuhan luka batin,fobia,anxiety ,cemas, hidup sial,tak bahagia ,rezeki seret,psikomatik dan semua yang urusan pikiran ,bisa konsultasi wa 0813 5227 9928 /bang rudy insyaalllah
Bakso Goyang Lidah depan Gardu Induk Singajaya, menggoda selera. Kualitas Daging Sapi terjamin.