Buruh yang tergabung dalam barisan afiliasi KASBI dan beberapa organisasi lain yang ikut bersolidaritas akan melakukan aksi damai dengan rute berawal dari PT Pertamina RU VI, Disnaker Indramayu, Polres, DPRD Indramayu, dan terakhir di Pendopo kantor Pemda Indramayu.
"Rute berawal dari pertamina terus berakhir di pendopo," ujar Kordum aksi, Abdul Kholik, Rabu (1/5/13).
Serikat buruh yang terlibat adalah FSBP (Federasi Serikat Buruh Pantura), SBMK (Serikat Buruh Mitra Kerja), SBI (Serikat Buruh Indramayu), SPM DWIKORA, SBKI (Serikat Buruh Keramik Indonesia), SMAT (Serikat Mobil Awak Tangki). Sedangkan organisasi lainnya yang bersolidaritas seperti HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Jawa Barat, SPPI (Serikat Pejuang Petani Indramayu), SBMI (Serikat Buruh Migran Indonesia) Indramayu, BMI (Banteng Muda Indonesia) Indramayu, dan beberapa organisasi lainnya.
Isu yang akan diangkat, untuk nasional adalah: hapus outcoursing, upah layak, tolak pemberangusan serikat (union busting). Sedangkan untuk lokal: segera realisasikan UMS sesuai SK gubernur 2013, tolak segala bentuk premanisme, dan tolak kriminalisasi pengurus serikat.
"Isu nasional dan lokal, estimasi masa 1000 lebih," ujar ketua SBMK, Iwan.
Selain itu, isu normatif yang diprioritaskan adalah penolakan terhadap kenaikan Bahan Bakat Minyak (BBM).
"Iya normatif (penolakan kenaikan BBM) ya kita angkat lebih dulu, Seperti BBM," pungkasnya.