Cuplik.Com - Indramayu - Wacana pemekaran Indramayu Barat (Inbar) yang kembali dimunculkan Yance dipertanyakan, pasalnya isu itu selalu muncul menjelang Pilkada, terlebih Yance sendiri selama 15 tahun memimpin terbukti tak ada upaya untuk itu, sehingga wacana tersebut muncul diduga hanya untuk mencari simpati masyarakat Indramayu bagian Barat menjelang Pilbup 2015.
"Ke mana saja selama 15 tahun memimpin Indramayu, sejak 2000 padahal Yance menjadi bupati selama dua periode dan dilanjutkan oleh istrinya (Anna Sophanah -red). Sekarang muncul lagi, jangan sampai ini merupakan wacana musiman menjelang Pilkada Indramayu yang mana untuk menarik simpati masyarakat Indramayu barat," ujar Anggtoa DPR RI, Ono Surono, Jumat (5/9/14).
Ia menjelaskan, wacana pemekaran Indramayu Barat sebenarnya yang konkrit sudah dilakukan sejak 1999, saat Ope Mustopa jadi bupati Indramayu. Melalui paripurna DPRD Indramayu diputuskan rekomendasi ke provinsi untuk melakukan pemekaran.
"Tapi setelah bupatinya berganti (Yance -red) pada 2000 tidak ada upaya untuk merealisasikan itu," jelasnya.
Meski begitu Ono memberikan apresiasi terhadap Yance, dan meminta pernyataannya serius diikuti dengan upaya konkrit.
"Saya memberikan apresiasi Yance soal berstatmen itu. Untuk itu, kita harapkan Yance ini mempunyai komitmen yang kuat dan konsisten sebagai pimpinan DPRD Jawa Barat untuk merekomendasikan gagasan ini," katanya.
"Dan saya sebagai anggota DPR RI akan siap berjuang di pusat sebagai instansi yang nanti memutuskan untuk merealisasikan pemekaran, mari kita berjuang untuk rakyat Indramayu agar ke depan lebih baik dan sejahtera," imbuhnya.
Selain itu, Ono juga mengharapakan, jika memang pemekran ini menjadi kebutuhan masyarakat Indramayu, maka ia menghimbau kepada semua wakil rakyat asal Indramayu di DPRD Jawa Barat untuk ikut memperjuangkan mendapatkan rekomendasi. Seperti Eryani Sulam (NasDem), Syamsul Bachri (PDIP), Sri Budiharjo Herman (Demokrat), Ali Wardana (Hanura), Abdul Rozaq Muslim (Golkar) yang juga sama-sama berasal dari Indramayu.
Diketahui, proses usulan pemekaran Indramayu harus melalui rekomendasi DPRD Indramayu ke DPRD Jawa Barat, kemudian DPRD Jawa Barat merekomendasikan ke DPR RI untuk diputuskan.
Sebelumnya, Irianto MS Syafiuddin alias Yance memberikan keterangan pers terkait wacana pemekaran Indramayu Barat. "Saya mendukung pemekaran. Kalau tidak setuju itu namanya tidak sayang rakyat," kata Yance seperti yang dilansir Radar Indramayu, Jumat (5/9/14).